Tampilkan postingan dengan label Dunia Flavor Dewasa Ini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Flavor Dewasa Ini. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Juni 2016

Dunia Flavor Dewasa Ini


Tidaklah mengherankan bila flavor masih menjadi primadona perdagangan ingridien pangan dewasa ini.  Pengamatan secara awam menunjukkan bahwa selain flavor house multinasional yang sudah dikenal mapan selama ini, nampak pula kemunculan “pemain-pemain baru” terutama dari Cina walau baru sebatas pada agensi.
 
Mungkin telah banyak yang menyadari bahwa kemajuan pengetahuan menunjukkan pengendalian cita rasa tidak hanya terbatas pada penambahan  perisa pemberi cita rasa lengkap tetapi juga dapat dilakukan dengan penggunaan flavorenhancer (penguat cita rasa), flavor modification (pemodifikasi cita rasa) dan  flavor inhibitor (penekan cita rasa). Pemanfaatan efek trigeminal dalam kreasi flavor juga semakin marak dewasa ini.  Semua ini menambah tantangan sekaligus peluang bagi produsen dalam menjadikan flavor sebagai kendaraan penciptaan produk baru di dalam dunia pangan yang semakin kompetitif. 
 
Pemantapan regulasi dalam negeri dan implementasinya masih menjadi perhatian penuh anggota Asosiasi Flavor dan Fragran Indonesia (AFFI).  Kesertaan AFFI secara partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan baik yang dilaksanakan oleh Badan POM RI maupun MUI-BPOM diharapkan dapat  mempercepat terciptanya perundangan dengan peraturannya yang tidak saja mampu melindungi konsumen namun juga dapat diimplementasikan oleh pihak produsen secara teknis.   
Adanya peraturan negara yang mengatur keamanan produk dan ketentuan kehalalan flavor yang jelas dan dapat ditaati dengan kapasitas standar masih menjadi komitmen penuh para anggota AFFI.
 
Penyiapan sumber daya manusia (SDM) lokal yang memahami dunia flavor dan peraturannya  merupakan kebutuhan yang semakin dirasakan oleh praktisi dunia pangan. Pembekalan pengetahuan akan flavor lebih awal bagi para calon praktisi pangan nampaknya menjadi suatu kebutuhan yang akan menjadi tren ke depan. Permintaan tenaga kerja di bidang flavor semakin meningkat dari waktu ke waktu. Kemampuan tenaga kerja Indonesia yang tidak saja mampu berkiprah di tingkat nasional tetapi juga tak kalah bersaing di  tingkat regional dan  internasional mengundang banyak permintaan di perusahaan multinasional. Oleh karenanya tidaklah mengherankan bila undangan mengajar di berbagai Perguruan Tinggi maupun perusahaan baik dalam bentuk kuliah umum, workshop (lokakarya), pelatihan maupun sekedar dialog interaktif terus mengalir.